Trigger dan Store Procedure Database


Abstrak
Stored Procedure didefinisikan sebagai satu atau lebih pernyataan T-SQL yang disimpan dalam basis data yang bersangkutan. Stored Procedure dapat dieksekusi melalui kode klien, Stored Procedure yang lain, atau bahkan melalui Trigger. Trigger adalah blok PL/SQL atau prosedur yang berhubungan dengan table, view, skema atau database yang dijalankan secara implicit pada saat terjadi sebuah event.
Stored Procedure is defined as one or more T-SQL statement stored in the database in question. Stored procedures can be executed through the client code, the other stored procedures, or even through the Trigger. Trigger is a block of PL / SQL or procedure relating to the table, view, schema or database which implicitly executed when an event occurs.



BAB 1 TRIGGERS

1. Pendahuluan
Trigger adalah blok PL/SQL yang disimpan dalam database dan akan diaktivasi ketika kita melakukan statement-statement SQL (DELETE, UPDATE, dan INSERT) pada sebuah tabel. Aktivasi trigger didasarkan pada event yang terjadi di dalam tabel tersebut sehingga trigger dapat membantu dalam menjaga integritas dan konsistensi data. Implementasi trigger yang sering ditemui dalam dunia nyata adalah untuk mengeset dan mengubah nilai kolom dalam suatu tabel sehingga validasi nilai dari tabel tersebut akan terjaga. Adanya trigger dalam database akan meringankan kita dalam pembuatan aplikasi karena di dalam aplikasi yang kita buat, kita tidak perlu lagi untuk melakukan validasi data.
Database Triger adalah sebuah kode programa yang di eksekusi secara otomatis untuk menanggapi perintah di tabel atau melihat database. Pemicu ini kebanyakan di gunakan untuk menjaga integritas informasi dalam database. Sebagai contoh : sebuah record baru (misalkan pekerja) akan di tambahkan ke tabel karyawan, record tersebut juga harus di buat di table lain (misal : pajak, gaji dll).

2. Kegunaan Trigger
Trigger umumnya digunakan untuk:
• Mencegah perubahan (e.g mencegah faktur berubah setelah dikirimkan)
• Logs Changes (e.g menyimpan salinan data lama)
• Perubahan audit (e.g menyimpan log user)
• Meningkatkan perubahan (e.g memastikan bahwa setiap perubahan di rekam oleh server bukan client)
• Replikasi data (misalnya menyimpan catatan setiap perubahan, yang akan dikirimkan ke database lain nantinya)
• Meningkatkan kinerja (misalnya memperbarui saldo account setelah setiap transaksi detail, untuk query yang lebih cepat)

Untuk Download File lengkap silahkan klik disini

Jangan Lupa komentar nya ya


0 komentar:

Post a Comment

Silahkan Komentar Disini, jika tidak memiliki salah satu dari acount dibawah, pilih anonymous :